DANA GAIB TANPA MAHAR

uang gaibHarta gaib memang selalu menarik perhatian banyak orang. Bukan rahasia lagi, dikalangan petinggi negara pun kerap berburu harta yang tak tampak ini entah dengan tujuan memperkaya diri ataupun untuk dengan niatan membantu keterpurukan ekonomi negara. Nah, pertanyaan adalah benarkah harta gaib itu benar-benar tersedia di alam sana?

Jawabannya sebenarnya cukup mudah, yaitu memang harta gaib tersebut benar adanya karena sejumlah orang telah banyak yang berhasil mengambilnya. Hanya saja mengambil harta tersebut tidaklah semudah membalikan telapak tangan!

Saking banyaknya orang yang tergiur harta ini terlebih ditengah kesulitan ekonomi  yang memuncak maka banyak pula bermunculan aksi penipuan orang-orang yang mengaku paranormal yang mampu menarik harta gaib yang biasanya berupa uang (dana gaib). Padahal orang tsb bukanlah paranormal sejati dan hanya PENIPU ULUNG saja yang akhirnya akan memperburuk citra paranormal yang baik. Biasanya dalam menipu, mereka membuat website/blog yg sangat menarik dan menawarkan MAHAR dg alih2 utk pembelian syarat. Ujung-ujungnya adalah korban gagal mendapat dana gaib dan para pelaku pun raib entah kemana dg uang MAHAR yg telah diberikan.

Dari hasil perbincangan dengan seorang praktisi supranatural Kyai Abdul Hasan Markawi, dapat diambil kesimpulan bahwa dana gaib itu sendiri dibagi 2 yaitu yang berasal dari golongan hitam dan putih.

1. Harta karun dari golongan hitam berasal dari mahluk halus sebangsa jin kafir, siluman ataupun iblis. Ritual ini biasa dinamakan pesugihan, biasanya mahluk yang ditemui berwujud menyeramkan atau ada unsur hewannya meski ada juga yang menampakan diri dgn tidak menyeramkan. Para pelaku harus memuja mereka dan sama sekali tidak boleh menyebut-nyebut kata-kata kalimah-kalimah suci. Jika dalam ritual tsb misalnya beristigfar ataupun mengucap subhanallah maka dipastikan akan gagal ritualnya. Bagi yang berhasil mendapat harta dari jalan hitam ini maka biasanya mereka harus ‘memberi makan’ kepada mahluk tersebut yang disebut tumbal berupa nyawa keluarga, teman atau musuh mereka. Harta karun dari golongan hitam relatif jauh lebih mudah didapat dibandingkan harta dari golongan putih karena orang berhati jahat pun bisa melakukannya.

2. Harta karun dari golongan putih berasal dari khodam malaikat ayat-ayat tertentu dalam kitab suci Al Quran. Untuk mendapatkan harta karun ini kesulitannya lumayan tinggi karena kita harus benar-benar memiliki ahlak yang baik dan lebih utama lagi yang sedang terdesak kebutuhan ekonomi. Bagi yang niatnya cuma ingin kaya raya jangan harap berhasil melakukan ritual ini. Niatnya harus baik! misalnya untuk membayar HUTANG-HUTANG yang menumpuk yang bisa mengakibatkan kehancuran rumah tangga, agar terhindar dari putus asa/bunuh diri akibat tekanan ekonomi, agar tidak menggadaikan iman ataupun untuk mendapat MODAL BISNIS guna membangun lapangan kerja.

Tapi niat baik saja juga belum cukup. 2.5% dari hasil penarikan harta tersebut harus disumbangkan kepada yang berhak, selain itu penggunaan harta tsb tidak boleh untuk kemaksiatan. Harta karun dari golongan putih tidaklah memakai tumbal nyawa. Pengorbanan yang kita lakukan hanyalah berupa perangkat ritual spt minyak tertentu dan mewiridkan amalan tertentu yg dilakukan oleh sang “penarik” dana gaib (pengorbanan biaya, tenaga dan waktu).

Menurut salah seorang yg telah berhasil dibantu Kyai ABDUL HASAN MARKAWI, yg kini yang kini menjadi pemilik beberapa Restoran ternama di Jakarta yaitu Pak Wawan Hikmawan mengatakan  ”Saya dulu seperti orang gila, bahkan hendak bunuh diri, usaha saya ditipu sahabat karib dan membawa lari semua uang saya. Sayapun harus menanggung hutang supplier dari usaha kontraktor yang dibawa lari teman saya. Kesana kemari minta bantuan gak ada yang nolong. Bahkan saya sudah keliling Indonesia untuk mendapatkan atau mencari pinjaman dan dana gaib. Mulai dukun yang meminta mahar satu juta sampai puluhan juta semua saya datangi, yang katanya utk beli ini beli itu, mulai yg namanya Abah ini Abah itu. Bunda ini bunda itu, tapi apa hasilnya mereka hanyalah PENIPU ULUNG, yg lebih bikin miris mereka mengatas namakan agama utk memuluskan penipuannya. Tpi untung di ujung keputus asa’an saya bertemu dgn Kyai ABDUL HASAN yang dikenalkan oleh adik ipar saya, akhirnya bliau menawarkan bantuan Dana Gaib tanpa tumbal/resiko diawal ataupun akhir dan dari golongan putih. Bahkan yang lebih anehnya dia TIDAK MINTA MAHAR sedikitpun seperti dukun penipu yang lain yang minta mahar yang katanya untuk syarat ini atau itulah, padahal ujung-ujungnya nipu. Dia cuma nyuruh cari syarat-syaratnya sendiri setelah saya dapatkan syaratnya, bliau meritualkan dan hasilnya saya mengejutkan, saya mendapatkan dana gaib sebesar 10 MILYAR dihadapan saya, langsung hari itu juga setelah ritual gak pake nunggu beberapa hari seperti yang dijanjikan dukun-dukun penipu itu.”

Kyai Abdul Hasan mengatakan bahwa bliau bisa bantu utk tiap orang hanya 1x (sekali) seumur hidup dan beliau menegaskan pula utk semua syarat, bila ada yg meminta pertolongan beliau, diharap mencari sendiri semuanya sebagai bentuk pengorbanan dan menghindari kecurigaan pasien karena maraknya PENIPUAN YG BERKEDOK DANA GAIB YG MEMINTA MAHAR (TANPA MAHAR).

hasil ritual

Blog ini saya buka sebagai sarana saling bantu bagi siapapun yg merasa memiliki hutang yg menumpuk, dan benar2 membutuhkan bantuan dalam hal ekonomi.

UNTUK MENDAPATKAN DANA HIBAH GAIB TANPA MAHAR

Silahkan anda kirim permohonan bantuan dan email (tidak expired) pada kolom komentar. Bila tidak memiliki email, silahkan kirim nomer HP yg dapat dihubungi. Semua komentar akan saya jawab via email maupun nomer HP.

 

 

Dipublikasi di Uncategorized | 304 Komentar

Fenomena Dimas Kanjeng Taat Pribadi dan Penipuan Penggandaan Uang

Beberapa hari ini kita dikejutkan dengan berita di televisi mengenai kasus pembunuhan 2 pengikut padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi dan juga dugaan penipuan dengan modus “penggandaan uang” yang juga disangkakan kepada pimpinan padepokan tersebut.

Tak tanggung-tanggung kerugian yang diderita para korban hingga ratusan miliar bahkan kabarnya mencapai angka triliunan. Kasus ini menjadi semakin besar karena disinyalir para pengikutnya tidak hanya dari golongan masyarakat biasa namun juga melibatkan tokoh2 masyarakat, elit politik, perwira dan pejabat tinggi negara, bahkan para kaum terpelajar seperti dosen dan doctor.

Belum tuntas kasus ini ternyata ada lagi kasus yang serupa yaitu kasus pembunuhan yang dilakukan oleh seorang dukun gadungan pengganda uang di Depok bernama Anton Hardiyanto (35) terhadap 2 orang korbanya yang tak lain adalah pasien sang dukun dengan motif ingin menguasai harta korban.

Kedua korban yaitu Shendy (26) dan Ahmad (20) dibunuh dengan menggunakan kopi beracun yang telah dicampur sianida. Korban telah menyetor uang hingga puluhan juta sebagai mahar dan syarat untuk dinggandakan hingga beberapa ratus kali lipat. Namun setelah ditunggu hingga beberapa tahun uang tersebut tidak juga seperti yang dijanjikan oleh pelaku. Bahkan uang korban raib dan diduga digunakan oleh pelaku untuk membayar hutang pribadinya. Lelah ditagih janji oleh sang korban ditambah sang pelaku yang ingin menguasai mobil mewah sang korban. Akhirnya sang pelaku gelap mata dan tega membunuh kedua korban dan membuang mayatnya di dua lokasi berbeda.

Dari kedua kasus ini kita dapat belajar bahwa kita harus berhati-hati dengan penipuan yang mentasnamakan penggandaan uang terutama yang diharuskan menyetor MAHAR terlebih dahulu entah itu untuk pembelian uborampe atau semacamnya.

Disini saya juga tak henti2nya mengingangatkan agar selalu berhati-hati dengan penipuan semacam ini. Karena penipuan saat ini sudah sangat2 meresahkan bahkan saya pun juga tidak terlepas menjadi korban oleh oknum2 yang tidak bertanggung jawab dengan melakukan penipuan mengatasnamakan saya pribadi (Ki Joko Sasongko). Salah satu contoh adalah web penipu jokosasongkoo.wordpress.com yang merupakan web phising dan penipuan dan saya sudah melaporkan kepada pihak berwajib karena telah mencatut nama saya dalam melakukan penipuan.

Data penipu :

No. HP penipu : 081523841936
Email penipu : jsasongko44@gmail.com

Di dalam web ini tertulis bahwa siapa saja yang ingin mendapatkan bantuan Kyai Abdul Hasan Markawi diharuskan menyetor 5 juta rupiah sebagai mahar. Padahal saya sudah mengingatkan berkali-kali seperti dalam postingan Penipuan Mengatasnamakan Ki Joko Sasongko, disitu berkali-kali saya menulis bila ada yang meminta mahar dimuka silahkan anda lapor kepada Polisi karena saya juga berpuluh kali mengingatkan bahwa saya dan Kyai Abdul Hasan Markawi tidak pernah meminta menyetor mahar dimuka entah itu untuk pembelian uborampe atau sejenisnya. Logikanya bila mampu menghadirkan uang hibah mengapa mesti meminta mahar terlebih dahulu, kenapa tidak pasien sendiri yang harus mencari syaratnya dan bila sudah benar-benar terwujud hasilnya (dana hibahnya) dan terbukti kebenarannya maka terserah pasien untuk memberikan seikhlasnya sebagai ucapan terima kasih, itupun juga dari uang hasil ritual. Seperti yang saya tuliskan sejak postingan saya yang pertama dalam blog ini.

Gara-gara penipu ini yang mengaku dari kota Pare-pare, Sulawesi Selatan, sayapun sampai jauh-jauh mendatangi alamat yang diberikan oleh si penipu dengan tujuan untuk menyelidiki/ingin tahu siapa sebenarnya penipu ini sekaligus melaporkannnya kepada pihak berwajib, namun setelah saya datangi ternyata alamat tersebut tidak ada alias fiktif. Akhirnya sayapun melaporkan kasus ini di Kota Pare-pare (kantor polisi terdekat dengan alamat yang diberikan si penipu) dengan harapan agar kasusnya dapat lebih diperhatikan karena saya khawatir bila saya melaporkan penipuan ini di kantor polisi di tempat saya tinggal maka laporan saya kurang diperhatikan karena diluar area yuridisnya atau karena tempatnya jauh dari si penipu.

Berikut bukti surat laporan kepolisian dari Polres Pare-pare :

surat_laporan_polisi

Surat Laporan Polisi untuk Penipuan dengan Mengatasnamakan Ki Joko Sasongko

Tak henti-hentinya saya ingatkan bahwa penulis yaitu Ki Joko Sasongko hanya memiliki satu blog ini saja yaitu danahibahgoibdermawan.wordpress.com dan tidak memiliki blog/web lain. Jadi bila ada orang yang mengaku sebagai saya di web/blog lain bisa dipastikan itu adalah penipu. Selain itu saya juga mengaharapkan agar berhati-hati untuk akun facebook yang mencantumkan foto2 saya dan mengaku sebagai Ki Joko Sasongko. Sebab saya sudah menghapus akun Facebook saya dikarenakan banyaknya penipu yang berpura-pura menjadi KI JOKO SASONGKO dengan menggunakan foto saya maupun Kyai Abdul Hasan Markawi. Oleh karena itu bila ada akun facebook yang mengaku sebagai KI JOKO SASONGKO maka dapat dipastikan itu adalah akun facebook penipu yang berpura-pura sebagai saya.

Lalu bagaimana bila ada yang tertipu dengan menyetor uang mahar atau semacamnya di muka kepada penipu2 ini..?

Karena saya sudah mengingatkan berkali-kali seperti dalam tulisan saya sebelum-sebelumnya, agar jangan pernah percaya apalagi menghiraukan bila ada oknum yang berpura-pura sebagai saya yang menawarkan bantuan untuk penggandaan uang maupun menghadirkan dana hibah gaib dengan meminta uang di depan untuk pembelian uborampe atau semacamnya entah melalui transfer bank, western union atau lainnya. Maka saya tegaskan segala kerugian yang disebabkan oleh oknum2 penipu tersebut adalah bukan tanggung jawab saya. Karena anda sendirilah yang memilih menjadi seorang yg (maaf) “bebal” dengan tidak mau mendengarkan ribuan nasehat baik dari saya dan lebih memilih perkataan dusta dari penipu.

Jadi saya sarankan bila memang sudah ada yang merasa tertipu dan dirugikan, maka saya berharap untuk melakukan hal yang sama seperti saya, yaitu melaporkan kepada pihak berwajib agar dapat diproses secara hukum untuk memberikan efek jera kepada oknum2 yang tidak bertanggung jawab yang telah mencatut nama saya dan KYAI ABDUL HASAN MARKAWI sehingga tidak ada lagi korban-korban lain dikemudian hari. Dengan adanya bukti2 dari anda yang merasa telah tertipu dan banyaknya laporan maka pihak kepolisian akan lebih memperhatikan dan lebih serius dalam menangani kasus ini dan pelaku sebenarnya dapat tertangkap. Terlebih lagi Polisi saat ini tengah gencar memerangi penipuan berkedok penggandaan uang setelah mencuatnya kasus Dimas Kanjeng.

Karena sejak awal blog ini dibuat yaitu 4 tahun yang lalu, murni bertujuan untuk membantu anda yang sedang dalam masalah keuangan dan bukan untuk menambah masalah anda, seperti yang dilakukan oleh para PENIPU BERKEDOK PENGGANDAAN UANG yang banyak diberitakan di televisi saat ini.

Update terbaru.

Berikut saya lampirkan bukti transfer korban yang telah tertipu oleh Ki Joko Sasongko palsu. Menurut korban, transfer dikirim ke nomor rekening yang menurut penipu adalah nomor rekening anak saya yang bisa dipastikan itu adalah nomor rekening penipu sendiri yaitu atas nama Irfandi Rata, no rekening Bank Mandiri 1510007305151.

Bukti_transfer_korban

Bukti Transfer dari korban

Berikut bukti transfer dari korban di Taiwan

bukti_transfer_korban_taiwan

Bukti transfer korban dari Taiwan

Dipublikasi di Laman FB Penipuan Dana Hibah Gaib | Tag , , | 2 Komentar

Penipu Mengatasnamakan Dana Hibah Gaib Ki Joko Sasongko

Mungkin sudah kesekian kalinya saya peringatkan agar tidak percaya terhadap penipuan yang saat ini semakin meraja lela. Saya telah berusaha untuk mengingatkan kepada semuanya untuk berhati-hati dengan segala macam penipuan yang semakin marak saat ini. Namun ternyata semakin pintar para penipu dalam menjalankan aksinya, termasuk mencatut nama saya (Ki Joko Sasongko) dalam menjalankan aksinya.

Berikut adalah salah satu oknum penipu yang telah menipu salah seorang pengunjung blog ini.

halaman_fb_penipu_dana_hibah_gaib

Halaman FB Penipuan Dana Hibah Gaib

Update penipu juga yang mengatasnamakan saya.

Penipu yang mengaku juga sebagai saya lewat Google Plus

Penipu yang mengaku juga sebagai saya lewat Google Plus

Semua nomor hp yg tertera disana bukanlah nomor saya jadi harap berhati-hati. Silahkan diperhatikan komentar disana menuliskan seakan-akan nomor saya atau nomor Kyai Abdul Hasan Markawi.

Penipu mencantumkan Nomor HP seakan-akan no HP saya atau nomor Kyai Abdul Hasan Markawi

Penipu mencantumkan Nomor HP seakan-akan no HP saya atau nomor Kyai Abdul Hasan Markawi

Dengan mengatasnamakan dan mencatut nama saya, pemilik akun facebook ini telah menipu salah seorang pengunjung blog ini. Padahal saya sudah pernah menjelaskan bahwa saya tidak pernah meminta mahar sepeserpun dalam membantu tiap orang. Menurut salah seorang pengunjung blog Dana Hibah Gaib ini, sang penipu berpura-pura sebagai saya dan sedang berada di Singapura.

Berikut adalah percakapan via inbox dari sang penipu dan korban :

30 Oktober 2015, jam 15.35 wib : “saat ini aki tidak bisa lagi melayani tanpa mahar, karena banyak yg menyalahgunakan itu”.
Jam 16.07 wib :“mahar itu untuk keperluan pembelian ritual. aki sekarang berada di singapura, karena isteri aki sedang dirawat disana. jika bersabar,tunggu saja beberapa bln lg yang lain kebanyakan jarak jauh, karena mereka tidak sabar oleh karena hal mendesak”

Tgl 2 November 2015, Jam 11.20 wib penipu menghubungi : “dengan sangat kami memohon maaf, dulu memang ditiadakan mahar, namun melihat mereka yg pernah dibantu ,tidak menggunakan dana hibah seperti yg diucapkan sebelum dibantu, kali ini wajib mahar. mahar ini hanya sebagai syarat untuk menunjukkan keseriusan orang yg ingin dibantu. jika seandainya aki bisa menggunakan dana hibah gaib ini, aki tidak perlu memberitahukan soal dana hibah gaib ini ke orang lain, namun aki hanya diberi kemampuan untuk menarik dana hibah ini untuk membantu orang lain”.
Jam 11.39 wib : “mahar ckup 2.050’000 saja. mereka yg lain juga diwajibkan sejumlah itu, meskipun hanya bisa kurang lebih 500 juta saja yg bisa ditarik“.
Jam 11.55 wib : “rencana mau kirim kapan? mengingat aki juga menggunakan rekening isteri aki. mengenai petunjuk selanjutnya, ckup menyediakan kain putih saja sebagai pembungkus uang ghoib nantinya yg harus dipergunakan sebaik mgkin.jika hari ini juga syarat mahar dipenuhi, lakukan saja sholat tahajud malam ini jam 12 malam. jgn lupa kain td taruh di dalam lemari. insyaallah hari ini aki ada waktu, besok malam aki membantu yg lain juga,karena banyak yg belum aki balas pesannya. bagaimana? aki hanya bisa bantu hari ini”.
Jam 12.01 wib : “insyaallah dana hibah gaib yang akan aki tarik sebesar 500 juta, supaya anda bisa membuka usaha dan mengubah kehidupan keluarga anda“.

Jam 12.35 wib penipu mengirim inbox beserta nomer rekening : “3858-0102-5124-536 Bank BRI atas nama SITI HAWANA ftokan bukti transfernya ya hati hati jika mndgr gedoran pintu depan rumah jam 2 subuh,itu pertanda khodam yg mengantar uang goib sudah tiba. jngn dibuka pntunya. jadi kapan bisa nya?

Jam 15.31 wib ( balasan korban ) : “Askm. Berikut foto Struk Transfer Mahar Rp 2.050.000,- via BRI.”

bukti_transfer_penipuan

Bukti Transfer Penipuan Dengan Meminta Mahar

Jam 16.21 wib balasan sang penipu :”walaikumsalam. maaf sekali tadi aki blm buka pesan. aki tidak sempat keluar tadi. terimakasih , malam ini aki akan mengadakan ritualnya. silakan tulis nama lengkap anda”.

Dan seperti yang bisa di duga setelah itu Yang Bersangkutan tidak pernah membalas percakapan Via In Box / FB dan Dana Hibah yang di janjikan tidak pernah di terima oleh korban.

Seperti yang telah saya tulis dalam halaman harap dibaca saya benar2 mewanti-wanti bagi siapapun untuk tidak langsung percaya oleh orang yang mengaku sebagai saya dan berkali-kali saya ingatkan bila ada orang yang mengaku sebagai saya apalagi meminta sejumlah uang dengan alasan apapun sebaiknya segera anda tinggalkan karena itu adalah penipu yang mengaku sebagai saya. Bila perlu segera laporkan kepada pihak berwajib bila anda menjumpai hal tersebut agar dapat ditindak lanjuti secara hukum.

Satu yang perlu digarisbawahi mengapa saya tidak mencantumkan nomer telepon saya dan menganjurkan agar tiap pemohon menulis sejujurnya permohonan di kolom komentar (dengan mencantumkan nomer HP tiap pemohon), itu semua tidak lain karena saya menyeleksi siapa saja yang berhak untuk dibantu oleh beliau. Jadi anda tidak perlu malu menceritakan semua masalah anda karena sayapun memoderasi tiap komentar atau dengan kata lain tidak menayangkan tiap tulisan permohonan bantuan anda kecuali atas persetujuan pemohon.

Sayapun meminta maaf yang sebesar-besarnya bagi siapapun yang telah memohon bantuan namun belum juga saya hubungi, itu semua karena keterbatasan Kyai Abdul Hasan Markawi dalam membantu tiap orang. Dan tidak perlu anda mencari tahu nomer HP saya agar bisa berhubungan langsung, karena nanti pasti akan dimanfaatkan oleh para penipu yang berpura-pura menjadi saya. Jadi bila memang ada jodoh antara anda dengan beliau maka sayalah yang pertama kali menghubungi anda.

Tetap sabar dalam menghadapi cobaan dan musibah karena yakin semua itu datangnya dari Allah sebagai bukti cinta Allah kepada hamba-Nya.

“Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar. (QS. Al-Baqarah : 153)”

Dipublikasi di Laman FB Penipuan Dana Hibah Gaib | Tag , , | 1 Komentar

Tawaran Dana Hibah Gaib

Tawaran Dana Hibah Gaib

PESUGIHAN KOLONG WEWE: Ritual khusus untuk solusi semua masalah keuangan, insyaAllah dalam kurun waktu 7 hari akan segera mendapatkan DANA HIBAH GAIB, untuk dijadikan modal dan melunasi hutang-hutang tanpa tumbal. MAHAR KESEPAKATAN dan HARUS DIBAYAR DIMUKA”.

GOMBAL GENDERUWO: Usaha sepi, sering tertipu, persaingan kurang sehat (menggunakan guna-guna2/ilmu hitam), banyak saingan, untuk apa bingung. Dengan ajimat Gombal Gendruwo semua usaha Anda akan sukses, disegani dan dapat menetralkan kekuatan jahat yang ingin merusak. MAHAR KESEPAKATAN”.

Demikian bunyi tawaran para pelancar rizki dalam sebuah iklan yang dipasang salah satu ‘Paranormal’ yang memilih untuk dipanggil ‘Gus’, pimpinan sebuah “Padepokan Ilmu Hikmah dan Ahli Supranatural” di kota Kediri.

SPESIALIS SUSUK BERTUAH: sebagai sarana spiritual kerezekian, cocok untuk pelaku usaha yang bisnisnya macet. Menjadikan anda tampil berwibawa dan mudah dipercaya oleh para relasi. Dapat digunakan untuk berdagang, membuat dagangan Anda laris, ludes terjual dengan keuntungan berlipat-lipat

Demikan jawaban seorang ‘Pak Haji’ pemimpin sebuah “Padepokan Supranatural” di Pati Jawa Tengah, saat ditanya dalam sebuah rubrik “Konsultasi Ilmu Hikmah” mengenai piandel/sarana pembuka rezeki.

Dua contoh di atas saya kutip dari dua media massa/majalah supranatuaral dan mistis yaitu L*****y dan M*****I. Contoh tersebut merupakan segelintir dari puluhan bahkan mungkin ratusan tawaran para ahli pelancar dan pembuka pintu rejeki yang ada di media massa. Apalagi jika kita mau mencermati penawaran paranormal (Gus, Haji, Mbah) lainnya yang ada di media elektronik dan internet. Maka akan kita dapati jumlahnya akan lebih banyak lagi.

Yang jadi pertanyaan:

  1. Bisakah para pelaku penawaran di atas menjamin keberhasilannnya..??
  2. Atau setidaknya membuktikan dahulu apa yang dikatakannya memang benar jadi bukan penipuan yang marak saat ini..??
  3. Dan yang paling utama adalah bisakah mereka menjamin yang dilakukan tidak melanggar syariat Agama..???

Inilah jawaban dari para pelancar dan ahli rejeki (Gus, Haji, Abah, Mbah) saat ketiga pertanyan diatas diajukan:

“Keberhasilan dijamin 99,99% (sebagai modus awal untuk menjerat korban)” namun setelah memenuhi semua syarat yang diminta sesuai MAHAR KESEPAKATAN dan HARUS DIBAYAR DIMUKA, hasilnya hanya omong kosong alias penipuan. Mereka berdalih kegagalan ritual DANA HIBAH GAIB  karena syaratnya kurang maka tidak diterima oleh ‘GAIB’, malah ada yang lebih parah dengan meminta lagi dan lagi untuk BIAYA PEMBELIAN MAHAR dengan berbagai modus lalu menghilang/tidak bisa dihubungi lagi setelah para korban sudah habis-habisan atau sudah tidak bisa ‘diperas’ lagi.

Saat ditanya bisakah memberi bukti kebenarannya dahulu dan bila ada syarat pasien sendiri yang mencari..?? Ini adalah pertanyaan yang biasanya diajukan oleh pasien cerdas atau punya pengalaman tertipu. Dan inilah jawaban mereka “kalau mau sukses ya harus usaha dan berkorban (membayar mahar kepada sang paranormal), sorry tidak menerima curhat gak punya uang, ditipu paranormal dan lain sebagainya”. Astagfirullahaladzim…betapa angkuhnya kata-kata mereka.

Ada juga PARANORMAL PENIPU yang cerdik (licik) dalam mengelabui calon korbannya dengan mengatakan “MAHAR bukan untuk beli syarat tetapi sebagai biaya konsumsi dan sedekah mendatangkan alim ulama atau anak yatim untuk mendoakan hajat pasien“. Inilah modus terbaru para pelancar rezeki (baca: penipu) tersebut dan parahnya banyak orang tertipu dengan modus ini. Ditambah lagi seakan-akan sesuai syariat agama dengan minta doa alim ulama atau anak yatim.

Seorang yang teguh pada agamanya, tentunya akan memilah dan memilih apa yang ia baca. Melihat dan mendengar, serta menyaring hal-hal yang tidak memiliki landasan syariah dari yang mempunyainya. Dia sadar betul bahwa hidup di dunia hanyalah sekali, sehingga tidak akan tersesat tatkala menempuh suatu langkah atau mengambil suatu keputusan. Walaupun itu dalam kondisi penuh tekanan atau masalah. Apalagi jika hal itu berkaitan dengan nasibnya di akhirat kelak.

Dalam pemenuhan kebutuhan hidup kita memang diharuskan mencari rezeki, namun banyak sekali hal-hal yang akhirnya menyebabkan banyak orang keluar dari jalan yang lurus. Padahal Islam, sebagai agama sempurna yang mengatur seluruh dimensi kehidupan seorang manusia, telah memberikan petunjuk dalam pencarian rezeki. Mana yang halal dan haram ada sekat pemisah yang jelas, dan dalam pencarian solusi untuk usaha memperlancar rezeki, agama juga memberikan tuntunan yang jelas pula tentang semua itu. Oleh karena itu berfikirlah secara jernih sebelum melangkah apalagi bila memutuskan berurusan dengan berbagai TAWARAN DANA HIBAH GAIB.

Dipublikasi di Tawaran Dana Hibah Gaib | Tag , , , , , , , , , | 1 Komentar

Pesugihan Dana Hibah Sesat

PESUGIHAN DANA HIBAH SESAT

Ya topik itulah yang kali ini akan saya angkat berkenaan dengan masalah salah satu pasien saya. Sudah hampir seminggu ini di kediaman saya ada seseorang lelaki yang berasal dari kota Jepara. Dia jauh-jauh datang ke tempat saya diantar oleh istri dan ayahnya untuk menjalani pengobatan Ruqyah dari saya dan alhamdulillah kondisinya saat ini sudah jauh lebih segar bugar dan dapat berkomunikasi (nyambung) dengan orang lain. Padahal sebelumnya ia bertingkah sangat aneh, ia sering memerintah orang-orang disekitarnya untuk melakukan sesuatu, menelepon, bahkan mengendarai mobil orang dan menganggap itu miliknya. Yang paling membuat prihatin dia terkadang jingkrak-jingkrak dengan mengatakan, “Aku berhasil, aku berhasil, aku kaya raya,..!!!”
Itulah kondisi Mas Didin, sebut saja begitu, sebelum saya ruqyah seminggu lalu. Kepada saya, istri dan ayahnya menuturkan bahwa ia beberapa kali mengikuti Laku Ritual untuk mencari PESUGIHAN DANA HIBAH TANPA MAHAR dari beberapa daerah di pulau Jawa dan Bali. Hampir semuanya menipu dengan meminta mahar dan dengan trik yang baru saya tahu yaitu meminta beberapa kali mahar.
Mohon dicatat ini adalah trik baru Paranormal Gadungan/Penipu yg saya tahu dari penuturan istri Mas Didin (bukan hal baru bagi yg sudah sering tertipu) yaitu dengan mengatakan mahar hanya sekian ribu. Setelah ditransfer paranormal gadungan akan meminta lagi dengan alasan untuk selamatan dengan menyembelih sapi/kambing sebagai ganti tumbal agar Dana Hibah atau Uang Pesugihannnya bisa dicairkan. Setelah itu minta lagi, lagi,..dan lagi dengan beribu alasan : untuk “pelicin” Jin Penjaga Pesugihanlah, untuk tumbal agar selamat sekeluarga, atau untuk hal-hal tidak masuk akal lainnya. Bahkan tidak jarang ada yang mengatakan bahwa ini permintaan JIN yang jadi “peliharaan” si dukun penipu.

Dukun_penipu

Hati-hati Trik Paranormal Penipu

Saya akan bahas dulu masalah Trik Paranormal2 yang sangat “sakti” diatas karena hal ini berhubungan dengan akidah dan sudah sangat menyimpang dari syariat agar anda tidak semakin tersesat kedalam kemusyrikan, atau bisa jadi bahan pertimbangan sebelum anda melangkah. Saat dukun-dukun,paranormal, atau Eyang-eyang tadi saya sebutkan meminta syarat untuk “menumbalkan” hewan seperti sapi/kambing itupun sudah merupakan sebuah contoh kemusyrikan apalagi anda menurutinya dengan mentransfer/memberi uang utk beli sapi/kambingnya (walaupun sebenarnya masuk kantong dukun sendiri). Kedua saat dukun-dukun tersebut mengatakan bahwa semua itu permintaan JIN peliharaan sang dukun. Pada point ini sy menganggap dukun-dukun ini sangat “sakti” bahkan bisa dikatakan mungkin mengkhayal.
Kenapa saya mengatakan mengkhayal..??? karena dia punya peliharaan “JIN” terlebih lagi dapat berkomunikasi dengan JIN tersebut dan menginstruksikan meminta tumbal pada sang dukun. Saya akan jujur satu hal yaitu entah saya, Kyai Abdul Hasan Markawi, Ustadz, Paranormal dan siapapun di dunia ini tidak ada yang dapat melihat JIN kecuali hanya para Nabi. Dalilnya adalah Surat Al-A’raf ayat 27 dan dalam ayat ini dipahami oleh sekian banyak ulama sebagai dalil ketidakmungkinannya manusia melihat JIN. Bahkan Imam Syafii menegaskan, bahwa berdasarkan ayat di atas, manusia tidak mungkin melihat JIN. “Siapa yang mengaku dapat melihat jin, maka kami tolak kesaksiannya, kecuali nabi.” (Maksud ucapan ini adalah yang mengaku melihat jin dalam bentuk yang aslinya. Adapun yang mengaku melihat jin setelah berubah bentuk dengan aneka bentuk makhluk, maka kesaksiannya dapat diterima).

Lalu apakah para dukun itu Nabi..??? Anda pasti bisa menjawabnya.

Sekarang kita kembali pada masalah Mas Didin, agar lebih jelas sayapun bertanya langsung pada yang bersangkutan, dengan nada terputus-putus, ia mengaku nekat mencari pesugihan karena tidak tahan melihat penderitaan istri dan anaknya. “Kalau saya gak makan tiga hari masih betah, tapi saya tak tega bila harus melihat anak dan istri yang tidak bisa makan barang sehari saja. Pernah saking tidak tahannya melihat istri dan anak belum makan, saya sampai rela mencuri singkong tetangga,” ujarnya.
Sebelum seperti itu Mas Didin mempunyai pekerjaan yang sangat sukses, yaitu sebagai kontrator penyedia Alat Komunikasi untuk perusahaan swasta dan luar negeri. Namun ketatnya persaingan dan salah dalam perhitungan membuat usahanya bangkrut hingga meninggalkan hutang-hutang dimana-mana. Ditambah lagi dengan ditipu hingga ratusan juta oleh berbagai dukun dengan cara modus diatas semakin membuatnya tak dapat berfikir jernih karena desakan para penagih hutang/debt colector.
Hingga pada akhirnya ia mengalami stress berat setelah melakukan ritual PESUGIHAN DANA HIBAH SESAT (hitam) di sebuah tempat keramat di daerah Tulungagung Jawa Timur.

Dipublikasi di Dana Hibah Sesat | Tag , , , , , | Meninggalkan komentar

Amalan Dana Hibah Tanpa Mahar

amalan_hutang Assalamualaikum Wr Wb,..

AMALAN DANA HIBAH TANPA MAHAR.

Setelah sekian lama akhirnya saya menulis lagi di blog ini, yang bertujuan untuk membantu saudara2 yang sedang terlilit masalah ekonomi khususnya hutang. Baik sebelumnya anda bisa membaca dulu salah satu komentar dari salah satu pengunjung blog ini yang ditulis pada postingan pertama saya :

Komentar I, oleh sdr. Afif Ikhwanul M.

Assalammualaikum Kyai Joko Sasongko.
Nama saya Afif Ikhwanul Muslimin, umur saya 28 tahun dan saat ini saya berdomisili di jawa barat, sebetulnya saya malu untuk menceritakan masalah saya karena sebetulnya masalah saya yang akan saya ceritakan ke kyai berkaitan dengan seluruh keluarga saya beserta nama baiknya, tapi apabila saya tidak menceritakannya paling tidak garis besarnya saya rasa saya tidak layak untuk meminta bantuan dari kyai, jadi saya putuskan dengan rendah hati dan sangat berharap kyai bisa mengerti dengan permasalahan yang saya hadapi dan mau mempertimbangkan untuk membantu :

Jadi begini bapak kyai Joko pada awalnya beberapa tahun lalu ayah saya diajak kakaknya yang mempunyai keinginan untuk mendirikan sebuah perusahaan, kemudian sampailah ke tahap datangnya para investor2 baik yang besar maupun yang kecil2an yang hanya sekedar untuk operasional saja, dan sampailah dimana memulai pembebasan lahan walaupun baru uang mukanya saja yang di bayar, lalu entah bagaimana detilnya adik dari ayah saya ini bermasalah yang kabarnya menyalahgunakan uang investor2, sedangkan lahan2 yang baru dibayar uang mukanya tersebut sudah terlanjur diratakan, dan itu terjadi tanpa sepengetahuan ayah saya, entah untuk tujuan apa, dan jumlahnya cukup banyak menurut yang di ceritakan oleh ibu saya, hampir sekitar 2,5 Milyar lebih hampir mendekati 3 Milyar totalnya apabila di jumlahkan, baik yang untuk mengurus perizinan, IMB, SK kehakiman, dan selebihnya untuk tujuan2 tidak jelas yang hanya adik ayah saya yang tau diapakan uangnya, dan ternyata sertifikat rumah kakek dan nenek saya pun diam2 di gadaikan oleh adiknya ayah saya, dan setelah mulai tercium masalah di sana sini adik dari ayah saya tersebut pun melarikan diri cukup lama, dan jadilah ayah saya dan keluarga yang terkena imbasnya, disamping ayah saya malu dengan para investor2 yang sebagian besar juga datangnya dari kawan2 lama ayah saya, dan juga pada warga sekitar karena proyek tersebut berada sangat dekat di tempat kakek dan nenek saya tinggal juga ayah ibu saya, dan semenjak kejadian itu ayah saya jadi seperti di bebankan oleh hal yang seharusnya tidak menjadi tanggung jawab, dan sampai lah pada titik rumah tinggal yang hanya satu2nya pun terancam beserta rumah kakek nenek saya yang sudah jelas2 digadaikan sertifikatnya ditambah lagi dikucilkan oleh masyarakat sekitar dan sanak keluarga dan otomatis ayah saya pun jadi kehilangan kepercayaan dari seluruh teman2nya, kemudian terdengar kabar kalau adiknya ayah saya pun tertangkap kemudian dipenjara, tapi itu tidak menghentikan tekanan2 dari para investor untuk menyudutkan ayah saya, bahkan ayah saya juga ikut terancam untuk dipenjara kalau tidak segera memberi kepastian untuk membereskan masalah tersebut dari pihak investor, sedangkan keluarga dan kerabat sudah tidak mau tau apapun alasannya ayah saya dianggap terlibat karena keteledorannya sendiri ditambah kemarahan karena rumah kakek nenek saya pun jadi bermasalah, dan ayah saya sudah tidak bisa berbuat apa2 hanya berusaha menjual nama baik yang sudah hampir tidak ada sisa untuk bertahan hidup, adik perempuan saya pun terancam putus sekolah, dan saya sendiri tidak punya pekerjaan tetap dan hasilnya untuk saya sendiri pun pas2an bersyukur saya tidak memutuskan untuk buru2 memiliki keluarga, saya sempat berfikir untuk berkerja keluar negeri seperti ke kapal pesiar dan sebagainya karena saya sadar walaupun saya bisa hidup 100-200 tahun dan hanya berkerja di indonesia tidak akan pernah cukup untuk menutupi hutang yang sebanyak itu walaupun dengan berkerja ke pesiar atau keluar negeri dengan gaji2 yang cukup besar tetap saja akan membutuhkan waktu belasan atau puluhan tahun untuk menyelesaikan hutang tersebut, tapi saya ikhlas kalau memang itu perlu dan tidak ada pilihan lain demi mengembalikan nama baik ayah dan keluarga saya yang rusak hanya karena ketamakan satu orang, dan lagipula saya adalah anak dan cucu laki2 tertua yang tidak bisa dikesampingkan saya harus menafkahi keluarga saya baik saya menikah atau tidak, dan saya pun sempat berfikir andaipun saya lepaskan tanggung jawab itu saya masih harus tetap menafkahi keluarga saya termasuk kakek dan nenek saya maka datanglah pemikiran keluar negeri tadi, tapi itupun yang menjadi masalah, sekalipun hanya untuk bekerja di kapal pesiar atau keluar negeri untuk mendapatkan gaji yang masuk akal untuk menafkahi keluarga dan membangun masa depan saja modal nya sudah kurang lebih puluhan juta bisa dikatakan sudah sangat2 besar, sedangkan uang ratusan ribu saja bagi saya saat ini sudah sangat berharga.
Seperti itu permasalahan dan dilema saya pak kyai, saya sangat mohon bantuannya dan jalan keluarnya juga bimbingannya.
Saya sadar untuk anak muda seperti saya memikirkan uang sebesar itu sepertinya tidak seharusnya, tapi apa mau dikata itu nasib saya dan beban hidup yang mau tidak mau nantinya akan turun ke pundak saya.
Sekali lagi saya sangat mohon bantuan dan kebijaksanaannya, saya hanya takut terlambat, jujur saja kyai beban saya saat ini adalah apabila orang2 sudah hilang kesabaran untuk menunda-nunda menyeret ayah saya ke penjara, juga adik perempuan saya yang mau tidak mau harus putus sekolah.

Sekali lagi saya sangat mohon bantuannya kyai untuk penyelesaiannya, saya sadar dan tahu bahwa ada ribuan pemohon seperti saya. Namun bila memang tiada jalan bagi saya, setidaknya saya mohon doa dan bimbingannya (amalan) karena sebelumnya cerita ini hanya sekali keluar dari diri saya yang akhirnya hanya mempermalukan saya, dan yang kedua kali nya dengan kyai, maaf sekali kalau cerita saya terlalu panjang walaupun saya bilang hanya garis besarnya saja kyai dan terima kasih untuk blog dan artikelnya yang sudah memberi saya angin harapan.

Afif Ikhwanul M.
21 Juli 2014

Diatas adalah salah satu komentar permohonan bantuan yang ditulis oleh sdr. Afif pada tanggal 21 Juli 2014. Berkaca pada kejadian yang dialami sdr. Afif seperti dalam tulisan diatas, bahwa banyak sekali urusan dunia baik disengaja maupun tidak yang menyebabkan kita terjerumus dalam masalah hutang. Sehingga begitu berat membebani dipunggung kita, namun bukan berarti kita harus lari dari masalah tersebut. Semakin lari maka akan semakin dikejar-kejar dan stress, namun disisi lain bila kita ingin menyeleseikan malah terkadang tertipu oleh pihak2 yang tidak bertanggung jawab.

Jalan yang saya sarankan adalah Pertama berniat dengan sungguh-sungguh dalam menghadapi hutang, bukan pusing memikirkan dan pasrah pada keadaan tapi “segera berusaha dg seoptimal mngkin” dengan “tetap tenang dan berfikir jernih”. Jangan sampai malah terjerumus dan dimanfaatkan oleh orang2 yg tidak bertanggung jawab demi keuntungan pribadi.

Yang kedua (yang paling penting) jalan yang harus ditempuh melalui jalan usaha pendekatan kepada Allah SWT, karena segala masalah dan cobaan berasal dari-Nya dan hanya dengan seizin-Nya saja segala masalah bisa teratasi, hal yg bisa anda lakukan adalah :

  • Taubatan Nasuha, ini merupakan kunci utama, janganlah merasa diri kita jauh dari dosa atau kemaksiatan, sesungguhnya hutang yang menimpa kita bisa jadi tanda sayang Allah untuk membuat kita kembali meminta dan bersujud memohon jalan keluarnya. Pemilik kuasa dan masalah adalah Allah semata maka dengan itu mohonlah kepada-Nya agar keluar dari masalah dan jauhkan dari kemaksiatan.
  • Zakat dan Sedekah, kadang memang timbul pikiran ”wong bayar hutang ajah susah mau sedekah????”
    Justru itu kelebihan kita meskipun punya hutang menumpuk toh kita masih sanggup memberi.
    Tidak jarang ada kejadian diluar dugaan dalam cerita nyata dimana seseorang mempercayai sedekah sebagai penolak bala, lalu mereka menjual hartanya dan menyedekahkan kepada fakir miskin, ternyata Allah malah memberikan balasan melebihi dugaannya.
  • Jangan Tinggalkan sholat Dhuha dan Tahajud, dan sebagai pamungkas (terakhir) adalah :

AMALAN DANA HIBAH TANPA MAHAR

Untuk amalan yang terakhir ini anda bisa lakukan sendiri namun tidak bisa saya sebutkan disini karena berkenaan dengan janji/sumpah saya pada Guru saya. Bagi siapapun yang ingin mendapatkan amalan tersebut saya akan mengijazahkan dengan cuma-cuma  TANPA MAHAR alias Gratis, dan seperti biasa silahkan menuliskan komentar, email atau nomer HP. Dan saya akan berikan langsung via sms atau email.

Pada postingan saya selanjutnya akan saya beritahukan kiriman terakhir dari sdr. Afif setelah mengamalkan AMALAN DANA HIBAH TANPA MAHAR secara individu dan telah terbantu untuk masalah2 yang sedang dihadapi keluarganya.

Dipublikasi di Amalan Lunas Hutang | Tag , , , , | 22 Komentar